Langsung ke konten utama

Diskusi Virtual "Pemuda dan Masa Depan Budaya Indonesia"

Diskusi Virtual ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Juni 2020 menggunakan media google meet. Peserta diskusi dari berbagai kalangan turut berpartisipasi dalam kegiatan yang kita adakan, mulai dari mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, mahasiswa dari universitas lain, pelajar dan masyarakat umum juga berantusias menyaksikan proses berjalannya diskusi. Tema yang diangkat dalam diskusi virtual kali ini sangatlah menarik karena sesuai dengan realita yang sedang terjadi yaitu, "Pemuda dan Masa Depan Budaya Indonesia". Sebagai generasi penerus bangsa sudah sepatutnya mengambil bagian dalam melestarikan kebudayaan Indonesia. Masa depan kebudayaan kita tergantung dari sikap pemuda-pemudi terhadap budaya bangsanya sendiri. Narasumber yang dihadirkan juga sangat berkompeten untuk mengkaji tema diskusi. Zuniar Wahyu Tryandana merupakan pemuda yang menjadi founder "Taruna Budaya" dan menjadi pembicara pertama dalam diskusi virtual ini. Selanjutnya pembicara kedua ialah Bapak Joko Winarko selaku ilmuwan kebudayaan yang memiliki segudang pengalaman dalam bidang kesenian. Ibu Maya Mustika Kartika Sari, beliau adalah sekretaris jurusan PMP-KN UNESA  dan akademisi ilmu sosial yang menjadi pembicara terakhir pada diskusi virtual ini. Pemaparan materi dari para narasumber dikemas sangat menarik dengan menyajikan isu-isu terkini, mengupas tentang hakikat kebudayaan, mengkaji tema diskusi dalam berbagai sudut keilmuan,  memberikan contoh-contoh nyata yang dapat dilakukan generasi muda, menjelaskan kiat-kiat yang bisa dilakukan untuk budaya Indonesia dan masih banyak lagi. Peserta diskusi menyimak penjelasan para narasumber dengan sangat seksama. Diharapkan generasi muda penerus bangsa dapat mengekspresikan kebudayaan.



Pamflet 1



Pamflet 2

Pemateri 1


Pemateri 2
Pemateri 3





Lihat di Vocaroo >> Hasil Diskusi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPETISI ESAI KEBANGSAAN

Kompetisi Esai Kebangsaan merupakan lomba menulis yang diadakan oleh HMJ PMP-KN Universitas Negeri Surabaya untuk meningkatkan minat baca dan menulis mahasiswa seluruh Indonesia. Saat ini, Indonesia mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan untuk indeks tingkat membaca dan menulis termasuk bagi pemuda/i. Hasil survei UNESCO pada tahun 2011 menunjukkan indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Artinya, hanya ada satu orang dari 1.000 penduduk yang masih ‘mau’ membaca buku secara serius. Bahkan, Most Literate Nations in the World pada Maret 2016 merilis pemeringkatan literasi internasional yang menempatkan Indonesia berada di urutan ke-60 di antara total 61 negara. Sedangkan pada World Education Forum yang berada di bawah naungan PBB, Indonesia menempati posisi ke-69 dari 76 negara. Dalam meningkatkan upaya membaca dan menulis ini, diharapkan lomba essay ini dapat menjadi wadah generasi bangsa untuk menjadi agen perubahan dengan tulisannya. Tema yang di...

OASE KEBANGSAAN

Himpunan mahasiswa Jurusan PMP-KN beserta warga PPKn mengadakan oase kebangsaan bertema Gender Melihat Rancangan Undang Undang Ketahanan Keluarga, solusi atau permasalahan baru? Diskusi dilaksanakan pada hari senin 9 maret 2020 pukul 15.30 WIB bertempat di ruangan 04 gedung PMP-KN Unesa. Diskusi dibuka dengan doa dan disambut oleh Ketua Pelaksana Oase Kebangsaan ini yaitu saudara Charisa. Diskusi kali ini berjalan sangat menarik karena setiap audience mengamati diskusi ini dan memaparkan ide- ide tentang pendapat mengenai gender dan RUU pertahanan Keluarga yang sedang hangat dibicarakan. Semua terlihat antusias dan proaktif dalam mengikuti diskusi tersebut. Tujuan dilaksanakannya Oase Kebangsaan ini adalah cara menyampaikan ide dari semua peserta Oase yang hadir, termasuk yang mendukung pembicaraan di depan umum. Pada pembahasan pertama yang disampaikan oleh Ibu Dr. Oksi Jatiningsih M.Si. mengenai keluarga. Definitif keluaga : menurut pasal 1 bahwa yang di maksud Keluarga adalah ...